Dalam Laporan Diterbitkan hari Jumat, FBI dan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur mengatakan Black Basta telah menjadi korban 12 dari 16 sektor infrastruktur penting negara itu dalam serangan yang telah dilancarkannya terhadap 500 organisasi di seluruh dunia. Asosiasi perawatan kesehatan nirlaba Kesehatan-ISAC menerbitkan sendiri laporan pada hari yang sama memperingatkan bahwa organisasi yang diwakilinya adalah target yang sangat diinginkan kelompok tersebut.
"Kelompok ransomware terkenal, Black Basta, baru-baru ini mempercepat serangan terhadap sektor perawatan kesehatan," demikian pernyataan dalam peringatan tersebut. Peringatan tersebut juga berbunyi: "Dalam sebulan terakhir, setidaknya dua organisasi perawatan kesehatan, di Eropa dan Amerika Serikat, telah menjadi korban ransomware Black Basta dan mengalami gangguan operasional yang parah."
Baca artikel selengkapnya di ARS Technica di sini: