Pelaku ancaman semakin gencar melancarkan serangan berbasis identitas untuk menyamar sebagai pengguna sah dan menargetkan sumber daya TI perawatan kesehatan yang berharga. Banyak yang tidak terdeteksi hingga terlambat dan kerusakan telah terjadi.
Pengantar
Identitas bukan hanya perimeter baru yang harus dilindungi, tetapi juga menjadi kerentanan baru yang dieksploitasi oleh pelaku ancaman untuk mendapatkan akses ke sistem TI layanan kesehatan. Secara historis, keamanan difokuskan pada pemblokiran pelaku ancaman menggunakan teknologi seperti alat manajemen identitas dan akses (IAM) yang menyediakan akses masuk tunggal, autentikasi multifaktor, dan akses berbasis peran. Maju cepat ke masa kini. Penjahat dunia maya menggunakan rekayasa sosial yang canggih, phishing, smishing, dan eksploitasi lainnya untuk mencuri kredensial, yang menjadikan penerapan teknologi pertahanan terhadap ancaman identitas (ITD) sebagai keharusan untuk mempersulit penjahat dunia maya di setiap langkah jika mereka melanggar perimeter identitas.