Loncat ke daftar isi utama

Kaitan penting dalam keselamatan pasien: Pertahanan kolaboratif

Bagaimana kemitraan khusus industri meningkatkan keamanan terhadap serangan siber.

Satu serangan siber dapat berarti perbedaan antara hidup dan mati.

Setiap minggu, berita utama lainnya mengungkap kenyataan yang mengerikan bahwa, dalam lingkungan perawatan kesehatan yang digerakkan secara digital saat ini, kegagalan keamanan siber dapat menunda perawatan kritis, mengorbankan keakuratan medis, dan mengganggu prosedur penyelamatan nyawa. Untuk melindungi pasien dan memastikan kesinambungan perawatan, organisasi perawatan kesehatan harus bertindak sekarang dengan menciptakan kolaborasi strategis khusus industri untuk memperkuat pertahanan dan menjaga keselamatan pasien.

Membangun pertahanan yang tangguh melalui kolaborasi strategis

Organisasi layanan kesehatan harus terlibat dalam kolaborasi strategis khusus industri dengan vendor keamanan siber untuk melindungi keselamatan pasien. Kolaborasi ini memerlukan pendekatan proaktif dan komprehensif terhadap keamanan siber yang mencakup:

  • Jaringan intelijen ancaman: Berkolaborasi dengan organisasi seperti Pusat Analisis dan Pembagian Informasi Kesehatan (Health-ISAC) untuk berbagi intelijen ancaman secara real-time. Kolaborasi ini meningkatkan kewaspadaan situasional dan mempercepat respons insiden.
  • Rencana respons insiden yang disesuaikan: Mengembangkan kerangka kerja respons yang memprioritaskan keselamatan pasien dan kesinambungan perawatan daripada memulihkan sistem TI.
  • Pelatihan staf berkelanjutan: Pastikan staf perawatan kesehatan memiliki pelatihan untuk mengenali dan menanggapi ancaman keamanan siber, dengan menjadikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.
  • Audit rutin dan uji stres: Lakukan penilaian kerentanan proaktif untuk mengantisipasi dan mengurangi potensi ancaman sebelum berdampak pada keselamatan pasien.

Baca artikel selengkapnya di HealthcareIT News. Klik disini